Frozzaholics pasti tahu DOTA dong? Minimal kalau nggak main, pasti pernah denger namanya. Sejak pertama kali dirilis pada tahun 2003 sebagai multiplayer online battle arena mod di Warcraft III: Reign of Chaos dan ekspansinya Warcraft III: The Frozen Throne, DOTA yang merupakan kependekan dari Defense of the Ancients sudah berhasil “menjerat” banyak gamer untuk menghabiskan banyak waktu larut dalam keseruannya.

Pada dasarnya, kamu cuma harus cepet-cepetan menghancurkan markas lawan kamu di DOTA ini dengan menggunakan berbagai karakter hero yang sudah disediakan. Yang bikin menarik, DOTA ini bisa membuat pemainnya untuk berpikir secara taktis! Mulai dari arah mana yang paling efisien untuk diambil sampai dengan in game item yang cocok sama karakter yang digunakan! Makanya nggak heran pada banyak yang demen sama game satu ini. Bahkan sampai ada sekuelnya lho.

Karena hawa kompetitifnya  yang emang tinggi, berbagai kompetisi DOTA pun digelar di seluruh dunia dan nggak main-main lho, Frozzaholics. Banyak dari kompetisi-kompetisi itu yang bertaraf internasional dan punya hadiah yang menggiurkan. Gamer pun berlomba-lomba untuk turut berpartisipasi dan Indonesia juga bukan pengecualian. Prestasinya pun udah lumayan.

dota 2Foto: copyright dota2.com

Cuma sayang, citra Indonesia yang lagi dibangun di kancah e-sport kayaknya harus ternoda gara-gara tingkah satu tim DOTA 2 yang baru-baru ini berpartisipasi di ajang Shanghai Major. Tim dengan nama Rise.Cat ini memutuskan untuk melakukan unpause dan menyerang tim lawan.

Kronologinya, seperti yang dilansir dari situs jagatplay, saat itu babak kualifikasi tengah berlangsung dan tim Rise.Cat dari Indonesia tengah menghadapi tim DOTA 2 asal India bernama Team Elunes. Di tengah-tengah pertandingan, Team Elunes terpaksa harus menghentikan permainan mereka sejenak atau pause karena adanya masalah pada koneksi internet mereka.

Nah, umumnya jika ada satu pihak yang melakukan pause, maka sudah sewajarnya pihak yang lain pun ikut melakukan pause agar pertandingan tetap berjalan adil. Tapi entah tim Rise.Cat ini lupa atau bagaimana, yang jelas mereka memandang pause-nya Team Elunes ini sebagai kesempatan untuk merebut kemenangan. Secara sepihak, tim Rise.Cat menyerang Team Elunes secara membabi buta, Frozzaholics.

dota 2Foto: copyright jagatplay.com

Hasilnya? Kejadian ini langsung menarik perhatian dan memicu berbagai protes keras kepada pihak panitia. Dan didukung dengan berbagai laporan yang masuk dan bukti yang ada, kemenangan Rise.Cat atas Team Elunes pun akhirnya dianulir, Frozzaholics. Tapi tidak sebelum kasus ini jadi viral dan tim ini jadi bahan gosipan netizen di berbagai media sosial.

Cuma kayaknya, tim Rise.Cat harus berterimakasih sama panitia Shanghai Major, nih. Karena meskipun sudah melakukan kecurangan yang cukup parah, tim ini masih diijinkan untuk ikut babak kualifikasi di gelombang kedua. Baik banget ya?

Yah, semoga di gelombang kedua ini, kejadian serupa nggak terulang lagi ya, Frozzaholics.

Header: copyright vg247.com