Hari Selasa, 8 November 2016 kemarin menjadi hari bersejarah bagi dunia, khususnya Amerika Serikat. Kalau Frozzaholic sempat menonton televisi atau menyimak media sosial, berita pemilu dengan tajuk Election Day dan Election Night  memenuhi pemberitaan. Nah, rupanya kemeriahan pesta politik tersebut sudah terjadi sebelum hari penting tadi.

Ada macam-macam cara yang dilakukan untuk menyambutnya, salah satunya membuat video lucu nan unik seperti yang dilakukan akun its99percent di kanal YouTube-nya. Dalam video berjudul Presidential Debate 2016 Dance Battle - Donald Trump VS. Hillary Clinton VS. Barack Obama, para penonton bakal bertemu tiga orang yang menggunakan kostum Donald Trump, Hillary Clinton, dan Barack Obama. Alih-alih berpidato, ketiganya malah melakukan tarian kocak diiringi lagu Till Ya Legs Hurt dari 99 Percent.

Dalam video berdurasi 1 menit 19 detik ini, tiga orang tadi pun melakukan battle dance dengan tarian-tarian seperti Whip, Legs Hurt Challenge, Nae Nae, Milly Rock, Hit the Quan, Steal Her Man Challenge, TZ Anthem (Juju on the Beat), sampai We Get Turnt Up. Sejak diunggah 3 Oktober 2016, video battle challenge tersebut sudah meraih lebih dari 55 ribu views dengan 827 likes. Frozzaholic yang sedang bete dan butuh hiburan, wajib banget menonton tayangan ini. Dijamin bakal ngakak terus, deh!

Selain itu, ada beberapa fakta mengejutkan yang mengiringi Pemilu di Amerika Serikat kemarin. Antara lain:

Berkurangnya Jumlah Pemilih Kulit Putih

Berdasarkan sebuah jajak pendapat, jumlah pemilih kulit putih pada pemilu 2016 di Amerika Serikat hanya mencapai 70%. Berbeda dengan pemilu 2012 yang meraih persentase sebesar 72%. Uniknya, pemilih dari keturunan Hispanik dan Asia malah mengalami kenaikan masing-masing 4% dan 11%.

Memilih Karena Memang Menyukai Kandidat

Sekitar 42% pemilih mengaku kalau mereka menentukan pilihan karena memang menyukai kandidat presiden, bukan karena membenci lawan calon pilihannya. Sementara itu, hanya 25% pemilih yang mengatakan kalau mereka memilih kandidat bersangkutan karena tidak suka kepada lawan si calon.

Skandal Para Kandidat yang Tak Berpengaruh

Dua kandidat presiden Amerika Serikat periode ini memang diliputi banyak skandal, tetapi hal tersebut nyatanya tak berpengaruh banyak terhadap pemilih. Sebab mereka sudah menjatuhkan pilihan sejak September 2016 silam. Hanya 12% pemilih yang baru menentukan pilihan sebelum hari pemilihan.

Semoga informasi ini bermanfaat, Frozzaholic!