Ketika mendengar rok, yang kali pertama Frozzaholics bayangkan pastinya pakaian khusus perempuan. Tidak hanya menjadi item fesyen, rok juga dikenakan untuk kegiatan sehari-hari seperti sekolah, kuliah, kerja, atau sekadar jalan-jalan. Jenis kain yang digunakan untuk membuat rok pun beragam, dari katun, sifon, satin, sutra, dan lain sebagainya.

 

Seperti yang Frozzaholics ketahui juga, dunia mode mengalami perubahan yang relatif dinamis. Di era modern seperti sekarang, perempuan bisa mengenakan pakaian pria seperti kemeja, jas, hingga celana. Modifikasi dilakukan sedemikian rupa agar kesan feminin muncul dari busana-busana tersebut.

 

Sekarang, bagaimana kalau yang terjadi malah sebaliknya? Bagaimana kalau pria yang justru memakai rok yang selama ini identik dengan item fesyen perempuan? Percaya atau tidak, gaya berbusana kaum Adam dengan rok sudah diperlihatkan di London Fashion Week Men’s 2018!

 

Apakah rok akan menjadi tren berbusana pria?

 

Kreativitas memang tidak mengenal batas, Frozzaholics. Dalam acara peragaan London Fashion Week Men’s 2018, undangan dan pengunjung dibuat terkejut sekaligus terkesan saat melihat sejumlah model pria berjalan di atas catwalk dengan bawahan rok. Koleksi teranyar tersebut merupakan karya dari Astrid Andersen, desainer yang dengan berani mengombinasikan rok lilit atau wrap skirt dengan jaket. Ada pula perancang Alex Mullins yang memeragakan koleksi gaun panjang sampai ke betis dalam acara tersebut.

 

Tidak mau kalah unik, Bobby Abley pun menuangkan gagasan nyeleneh lewat koleksinya. Sang desainer menampilkan kombinasi rok menggoda yang diaplikasikan sebagai penutup celana sepanjang betis. Lalu ada Undercover yang dengan berani memamerkan rok maxi atau maxi skirt hingga mata kaki. Perancang Undercover, Jun Takahashi, memberikan sentuhan minimalis, monochromatic, serta grunge dalam setiap potong busana yang dikenakan para model.

 

Pekan peragaan busana khusus pria tersebut mencapai klimaks saat sejumlah model pria mengenakan maxi skirt sambil bertelanjang dada. Rasanya mustahil bila rancangan Takahashi tidak diperbincangkan setelah London Fashion Week Men’s 2018.

 

Namun sepertinya, tren rok untuk pria tidak akan serta-merta meledak. Sementara ini hanya sebagian kalangan saja yang akan mengenakannya. Apalagi mengingat selama puluhan atau ratusan tahun, rok sudah menjadi bagian dari kehidupan perempuan. Dibutuhkan waktu yang lama serta penerimaan dari masyarakat luas pula sampai rok dianggap sebagai busana yang wajar dipakai kaum Adam.

 

Bagaimana pendapat Frozzaholics? Apakah rok cocok dikenakan pria?