Frozzaholics, selama ini pasti kamu mengira kalau Thrasher merupakan merk streetwear. Posisinya nggak beda lah seperti merek-merek streetwear ternama, kayak Supreme, Styssy, Anti Social Social Club, North Face dan lainnya!

Padahal faktanya, ternyata dia bukan merek pakaian lho! Nah Frozzaholics, biar kamu nggak salah sangka, berikut merupakan beberapa fakta menarik tentang Thrasher.

Bukan Merk Pakaian

Seperti disebutkan di atas, Thrasher bukanlah merek pakaian, melainkan sebuah majalah khusus yang membahas tentang dunia skateboard, dari mulai event terbaru, bintang yang lagi bersinar, gears dan lainnya.

Sebagai penunjang promosi produk mereka, Thrasher pun kemudian mencetak berbagai macam merchandise, dari mulai sweater, T-Shirt, topi, dan lainnya. Dari sinilah mulai muncul persepsi jika Thrasher merupakan merek steetwear, bukan majalah.

Didirikan Tahun 1981

Thrasher didirikan oleh beberapa orang penggila skateboard, yakni Kevin Thatcher, Fausto Vitello dan Eric Swenson. Majalah ini pertama kali diterbitkan oleh High Speed Production, Inc. di San Fransisco, Amerika.

Sejak kemunculannya, Thrasher kerap jadi referensi terpercaya buat mereka yang hobi mengamati dunia skateboard, terutama jika ada event-event penting yang wajib diikuti.

Thrasher Punya Event Skate Tahunan

Thrasher ternyata punya event tahunan lho! Namanya Skater of The Year. Ajang ini secara khusus dirancang untuk menampilkan skater-skater terbaik dunia dalam satu panggung.

Untuk tahun ini, event mereka dikabarkan bakalan lebih dahsyat karena terdiri dari beberapa rangkaian acara, dari mulai Granhunters Holiday Pop-Up, The Flat Earth World Premiere, No Shitty Ads dan French’s Out to Lunc Art Show.

Pernah Kerjasama Dengan Playstation

Selain memproduksi majalah dan berbagai macam merchandise, Thrasher pun diketahui pernah menjalin kerjasama dengan Playstation, perusahaan konsol games yang berbasis di Jepang.

Dari kerjasama ini, mereka akhirnya resmi merilis sebuah video game berjudul Thrasher Presents Skate and Destroy pada tahun 1999 dan 2000. Sayang Farozzaholics, games ini masih kalah populer di pasaran sehingga sekuel dari games ini gagal diproduksi.

Gimana Frozzaholics, udah nggak bingung lagi kan? Catat ya, Thrasher bukanlah merek streetwear, melainkan nama sebuah majalah!