Rekor demi rekor telah ditorehkan oleh produsen smartphone asal China ini. Hal inilah yang kemudian menyebabkan pergerakan Xiaomi di pasar smartphone Global semakin di perhitungkan. Tidak hanya itu, bahkan beberapa produsen smartphone lainnya secara khusus telah menampilkan satu per satu produk unggulan mereka yang diklaim sebagai penghadang laju Xiaomi.

Sebagai buktinya, kemarin Lenovo baru saja menelurkan sebuah produk smartphone yang bernama Lenovo K2 Music Lemon yang merupakan smartphone penjegal Xiaomi Redmi 1S di pasaran China. Bahkan dalam ajang CES 2015 yang baru saja selesai pada tanggal 9 Janurai kemarin, Lenovo juga menghadirkan versi Internasional dari Lenovo K2 Music Lemon.

Selain Lenovo, beberapa produsen smartphone lainnya pun mulai kebakaran jenggot. Sebut saja Apple dan Samsung yang sempat mendapatkan ancaman serius dari Xiaomi. Dalam sebuah wawancara, seperti yang dilansir dalam laman Ubergizmo, CEO Xiaomi, Lei Jun, mengatakan jika mereka akan mampu mengalahkan Apple dan Samsung dalam waktu 5 hingga 10 tahun ke depan.

Lantas, apa sih penyebab Xiaomi begitu perkasa?

Bukan tanpa alasan. Si anak baru ini mampu melesat dengan sangat cepat berkat kehadiran produk-produknya yang memiliki kualitas di atas rata-rata. Bahkan smartphone besutan Xiaomi bisa dikatakan memiliki kualitas yang lebih baik dari smartphone kompetitornya.

Tidak hanya ini, strategi cantik Xiaomi dengan melakukan penjualan secara Online, serta harga smartphone yang sangat terjangkau, membuat produk-produk mereka di cintai banyak orang. Lagian siapa sih yang tidak ingin memiliki smartphone berkualitas tinggi, dengan harga yang sangat murah?

Selain masalah teknik dan kualitas produk. Baru-baru ini Xiaomi juga akan mulai memperluas pasarnya. Kali ini, tujuan utamanya adalah, pasar Amerika Serikat dan sebagian wilayah Eropa. Untuk mewujudkan impiannya, perusahaan yang di juluki sebagai Apple dari Tiongkok ini dikabarkan akan segera membangun pabrik barunya di Blazil.

Ancaman Xiaomi kepada produsen smartphone lainnya pun kini sudah terlihat semakin nyata, hal ini karena perusahaan ini baru saja mendapatkan suntikan dana segar yang nilainya mencapai 1,1 Milyar Dollar AS. Tentu saja, dengan modal yang melimpah tersebut, sudah cukup membuktikan jika Xiaomi merupakan ancaman bagi produsen smartphone papan atas.