Sama seperti teknologi lain yang terus menerus mengalami penyempurnaan, teknologi music player atau pemutar musik pun terus mengalami perkembangan dan evolusi yang menakjubkan. Dari yang awalnya berbentuk besar dan boros tempat, sampai akhirnya teknologi pemutar musik ini menjadi sangat ringkas lewat bentuk file aplikasi yang terdapat pada laptop dan smartphone.

Berkaitan dengan hal ini, mendingan kita sedikit berbalik ke jaman dulu yuk untuk melihat perkembangan alat-alat pemutar musik dari masa ke masa.

Phonograf

Audio Player - Phonograf

Sebenarnya, phonograf lebih difungsikan untuk merekam sekaligus memutar suara dari isi sebuah telegraf, tapi sekitar tahun 1948, alat pemutar audio jadul ini akhirnya sedikit beralih fungsi menjadi pemutar musik yang diputar dari sebuah piringan hitam. Pada tahun 1960-an, alat pemutar musik ini sangat populer dan bahkan termasuk dalam deretan barang mewah berharga mahal.

Tape Recorder

Audio Player - Tape Recorder

Karena suara yang dikeluarkan phonograf cenderung treble maka lahirlah sebuah pembaharuan dari phonograf lewat alat yang bernama Tape Recorder. Sama seperti phonograf, alat yang awalnya berbentuk Jumbo ini merupakan media perekam sekaligus pemutar suara. Tapi bedanya, tape recorder ini sudah menggunakan teknologi magnetic tape.

Dalam perjalanannya, Tape Recorder merupakan perangkat yang usia popularitasnya cukup panjang, dan pernah mengalami berbagai evolusi. Perangkat ini bahkan sempat menjadi raja disekitar tahun tahun 80 sampai akhir 90an.

VCR (Video Cassette Recorder)

Audio Player - Video Cassette Recorder

Evolusi kembali terjadi di tahun 90an, saat ini media perekam dan pemutar audio sudah mulai menggunakan teknologi digital recording dengan format CD sebagai media penyimpanan utamanya. Jika dibandingkan dengan Tape Recorder, perangkat yang digunakannya pun mempunyai ukuran yang cenderung lebih kecil dan menghasilkan kualitas audio yang jauh lebih baik.

Era ini disebut juga sebagai era lahirnya VCD player dan DVD Player, sekaligus menandai lahirnya era pembajakan karya musik. Walaupun begitu, era kedua perangkat ini tidak terlalu penjang, karena digantikan dengan teknologi yang jauh lebih canggih, dan menandai lahirnya era musik digital.

Digital Music Player

Audio Player - Digital Music Player

Dalam dunia musik digital, hasil rekaman dari digital recording akan menghasilkan beberapa file dengan format yang paling populer dan sering digunakan adalah mp3, wav, flac, ogg, dan mwa. Smeua jenis file ini bisa diputar dengan menggunakan media pemutar digital yang terdapat dalam PC, Laptop, smartphone dan mp3 Player.

Di era ini, aksi pembajakan sudah dianggap lumrah. Dengan hanya modal koneksi Internet, kamu bahkan sudah bisa mendownload berbagai lagu yang ingin kamu dengarkan.

Kalau Frozzaholics gimana? Perangkat mana sih yang menurut kalian paling enak dipakai untuk mendengarkan musik?